oleh : Bunga Nita, Jumat 16 mei 2014
"Hari Raya Galungan dan Kuningan" ketika
mendengar kalimat tersebut sudah barang tentu yang ada dipikiran kita adalah
sebuah hari raya bagi umat hindu di dunia, sudah tidak asing lagi bagi kita
yang walaupun tidak beragama Hindu namun setidaknya kita mengetahui bahwa hari
raya Galungan dan Kuningan iu adalah hari raya yang dirayakan oleh umat
Hindu,khususnya umat Hindu yang ada di Pulau Bali. Sebenrnya Hari Raya Galungan
dan Kuningan tidak hanya dirayakan oleh umat hindu di Pulau Bali tapi juga ada
umat Hindu yang diluar pulau Bali yang merayakan hari raya ini seperti di pulau
Jawa tepatnya di Jakarta,umat Hindu disana juga merayakan hari raya Galungan
dan Kuningan, walaupun tidak sebesar dan semeriah perayaan di Pulau Bali.
Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan salah satu hari
raya besar yang di rayakan oleh umat hindu. Galungan dan Kuningan dirayakan
sebanyak dua kali dalam setahun kalender Masehi. Jarak antara Galungan dan
Kuningan sendiri ialah 10 hari. Perhitungan perayaan kedua hari raya tersebut
berdasarkan kalender Bali.Galungan jatuh pada hari Rabu pada wuku
Dungulan. Sementara Kuningan jatuh pada hari Sabtu pada wuku Kuningan.
Pada saat Hari Raya Galungan. Biasanya, umat Hindu
mempersiapkan banten yang sebagian besar terbuat dari janur yang dilengkapi
dengan bermacam-macam jenis bunga yang berwarna-warni,banten inilah yang akan
digunakan untuk melaksanakan perembahyangan saat hari raya galungan. Hari Raya
galungan memiliki makna sebagai hari kemenangan Dharma (Kebaikan) melawan
Adharma (Kejahatan).
Berselang sepuluh hari setelah Hari Raya Galungan maka umat hindu selanjutnya merayakan Hari Raya Kuningan. Sama halnya dengan hari raya galungan pada saat kuningan umat hindu juga melaksanakan persembahyangan.Makna dari Hari Raya Kuningan itu sendiri adalah memohon keselamatan, kemakmuran,kesejahteraan, perlindungan juga tuntunan lahir-bathin kepada para Dewa, Bhatara, dan para Pitara agar semua yang diinginkan bisa terkabul dan terlaksana seijin Hyang Widhi.
Berselang sepuluh hari setelah Hari Raya Galungan maka umat hindu selanjutnya merayakan Hari Raya Kuningan. Sama halnya dengan hari raya galungan pada saat kuningan umat hindu juga melaksanakan persembahyangan.Makna dari Hari Raya Kuningan itu sendiri adalah memohon keselamatan, kemakmuran,kesejahteraan, perlindungan juga tuntunan lahir-bathin kepada para Dewa, Bhatara, dan para Pitara agar semua yang diinginkan bisa terkabul dan terlaksana seijin Hyang Widhi.
0 comments
Posting Komentar